The Difensive Strategies

June 27, 2008 at 7:12 am (Automotif, lalu lintas, dan safety riding)

Niatnya sih tadi mo bersihin isi email kantor yang sudah terlalu penuh dengan foto2 miyabi dan kawan2nya. Eh lagi asyik2nya milihin email yg layak dihapus tau2 nemuin artikel lama yang ditulis oleh Mas Agus ( seorang instruktur safety driving untuk para pengemudi dikantor saya ). Pikir punya pikir kenapa gak sekalian dimasukin diblog aja, biar rekan2 bisa ikut baca juga :lol: Namun berhubung formatnya pake powerpoint terpaksa deh kerja bakti nyalin lagi plus gambarnya gak bisa ditampilin. Sebellll … !! :evil:

PENYEBAB UTAMA KECELAKAAN DAN LUKA DIJALAN

  1. Gagal untuk : berhenti, memberi jalan dan memperhatikan keadaan diperempatan jalan. 40% kecelakaan terjadi karena faktor ini. Pencegahan Kurangi kecepatan saat melewati perempatan jalan, usahakan memperhatikan keadaan baru kemudian melanjutkan perjalanan
  2. Menerobos lampu merah atau kuning. Pencegahan : Selalu pastkan lalu lintas kendaraan berhenti sebelum anda melaju, sekalipun lampu hijau.
  3. Membuntuti kendaraan lain terlalu dekat. Pencegahan : Jaga jarak dengan kendaraan didepan anda.
  4. Lalai menggunakan kaca spion dan mengecek keadaan disamping sabil berpaling ( Shoulder check ). Pencegahan : Usahakan ruang gerak ( gates ) dan jangan sekali2 melaju, melewati, merubah jalur tanpa terlebih dahulu melihat kaca spion dan blind spot. Harap diingat ” SEMUA KENDARAAN MEMILIKI WILAYAH TIDAK TERLIHAT ( BLIND SPOT ) .”
  5. Berhenti tidak sempurna. Pencegahan : Hentikan kendaran dengan sempurna namun harus diingat tidak semua pihak akan melakukan hal yang sama dengan anda.
  6. Lalai menggunakan sabuk pengaman. Pencegahan : Sabuk pengaman mengurangi resiko kematian hingga 70% jadi gunakanlah.
  7. Cara mengemudi yang tidak memperhatikan kondisi kendaraan, jalan serta keadaan sekitar. Pencegahan : Sesuaikan kecepatan dan teknik berkendara dengan kondisi jalan, cuaca dan kendaraan secara berbeda-beda.
  8. Gagal melihat dan/ atau tidak terlihat. Pencegahan : Gunakan head light atau klakson untuk memberitahukan pihak lain bahwa anda ada.
  9. Mengemudi dengan kecepatan yang berlebihan. Pencegahan : Ngebut tidak menghemat waktu dan tidak sebanding dengan resiko yang akan diambil. Patuhi ketentuan batas kecepatan dan sesuaikan dengan keadaan sekitar.
  10. Gagal mengantisipasi bahaya yang ada dijalan. Pencegahan : Kondisi jalan dapat berubah dengan cepat. jangan dikira orang, hewan atau kendaraan lain dapat melihat anda atau mereka tidak bergerak.

Permalink 2 Comments

TEROBOSAN SHELL ADVANCE DALAM MENDUKUNG KEAMANAN & KENYAMANAN BERKENDARA

June 23, 2008 at 3:53 am (Serius nih) ()

 

Salah satu dampak semakin mahalnya harga BBM dan kemacetan yang sering terjadi dikota-kota besar diIndonesia adalah semakin meningkatnya jumlah masyarakat yang mengalihkan sarana transportasinya dari mobil pribadi ke sepeda motor. 

 

Data yang didapat dari Astra International menyebutkan sebanyak 28 juta unit sepeda motor produksi Astra laku terjual dipasaran selama kurun waktu 2007. ( sumber astra.co.id ).

 

Sayangnya, jumlah penjualan sepeda motor tinggi tersebut sering kali tidak diimbangi oleh kesadaran pihak2 yang berkompeten. Masih banyak kecelakaan lalu lintas yang secara langsung maupun tidak melibatkan sepeda motor sebagai penyebab atau sebagai korban.

 

Berdasarkan riset yang dilakukan Asia Development Bank tahun 2003 untuk Indonesia ditemukan  sebanyak 24.5 juta kecelakaan terjadi jalan. Dari jumlah tersebut 9 ribu orang mengalami luka ringan, 6 ribu orang mengalami luka berat dan 8.7 ribu orang meninggal dunia. Sedangkan penyumbang terbesar kecelakaan tersebut berhubungan dengan sepeda motor, sebesar 73%.

 

Suatu angka yang sangat fantastis mengingat hal tersebut merupakan cermin betapa masih  minimnya jaminan keamanan dan keselamatan dalam berkendara dinegeri ini.

  

Meskipun demikian, bukan berarti kesadaran akan keamanan dan keselamatan dijalan sama sekali hilang, saat ini sudah mulai bermunculan kembali inisiatif-inisiatif guna menggiatkan kampanye Safety Riding & Driving dari berbagai organisasi yang peduli. Salah satunya adalah PT. Shell Indonesia.

 

Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pelumas dan SPBU ini memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap masalah keselamatan dan keamanan berkendara. Beberapa program telah dilaksanakan guna mendukung hal tersebut, diantaranya pelaksanaan program ” Kampanye Aman Di Jalan ” yang dilakukan menjelang libur Lebaran bulan Oktober 2006. Dimana saat itu PT. Shell Indonesia menggelar kuis-kuis seputar keselamatan berkendara diseluruh SPBU-SPBU Shell dan melakukan talk show radio interaktif mengenai keselamatan berkendara.

 

Tidak hanya itu, tanggal 28 April 2007 kembali PT Shell Indonesia berpartisipasi menjadi sponsor dalam program ” Kontribusi Sektor Swasta untuk Keselamatan di Jalan ”. Dimana bersamaan dengan acara tersebut diselenggarakan konvoi berbagai klub otomotif dari kantor PT. Shell Indonesia hingga Rancamaya-Bogor guna menghadiri acara dan presentasi Keselamatan djalan yang dilaksanakan oleh Indonesia Defensive Driving Center ( IDDC ).

 

Khusus untuk program keamanan dan keselamatan bagi pengendara roda dua, sepanjang bulan Maret 2008 PT. Shell Indonesia melakukan parade sepeda motor diseluruh wilayah Jakarta guna membagi-bagikan brosur yang berisi tips-tips aman bersepeda motor.    

 

***

 Lebih lanjut berbicara mengenai masalah keamanan dan keselamatan berkendara sepeda motor, sebenarnya tidak bisa hanya didasarkan pada hal yang terlihat oleh fisik semata, seperti pemilihan & pemakaian helm yang baik dan berkualitas, patuh pada peraturan lalu lintas, gaya mengemudi yang tidak ugal-ugalan dan sebagainya. Tetapi harus diingat hal penting lain yang memegang peranan, yakni kondisi kendaraan itu sendiri terutama kondisi mesin.

 

Sering kali sebagian besar pengendara roda dua mengabaikan hal tersebut. Padahal kondisi mesin yang prima akan memberikan respon maksimal sesuai dengan kebutuhan.

  

Umumnya pengendara selalu beranggapan bahwa tidak ada hubungan antara kondisi mesin dengan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

 

Anggapan tersebut memang tidak sepenuhnya salah. Belum ada peristiwa yang menunjukan secara langsung akan hal ini. Tetapi jika mau sedikit dipikirkan, kondisi mesin yang tidak maksimal akan menyebabkan pengendara mengalami kesulitan dalam handling kendaraan dimana pada akhirnya akan  timbul rasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman inilah yang akan menurunkan konsentrasi pengendara dan sering kali berakibat sangat fatal. 

 

Memastikan kondisi kendaraan agar tetap fit sebenarnya bukanlah hal yang sulit dilakukan. Selain dengan melakukan pemeriksaan secara berkala serta penggantian spare part yang sesuai waktu dan standardnya, pemilihan pelumas dengan kualitas dan teknologi tinggi juga memiliki peran tidak kalah penting dalam menjaga mesin kendaraan.

 

Cara mengetahui pelumas yang memiliki teknologi dan kualitas tinggi bukanlah hal yang sulit. Hal pertama yang perlu diketahui adalah pelumas tersebut harus didukung oleh teknologi yang dinamakan dengan DPA ( Dinamic Performance Addition ), yakni teknologi yang dapat membantu pengaturan oksidasi mesin yang menyebabkan pelumas tetap dalam kondisi “ young and fit “ sehingga para pengendara  akan merasakan respon yang maksimal dari kendaraannya.

 

Selain itu pelumas yang baik harus memiliki detergen khusus yang dapat mendukung kebersihan komponen2 mesin dengan jalan meluruhkan partikel karbon hitam secara aman dan mencegah penguraian hingga pelumas dapat terus bekerja hingga saat penggantian pelumas yang berikutnya.

 

Shell Advance memiliki semua unsur tersebut. Dengan dua kategori mesin ( 4-tak dan 2-tak ) Shell Advance mempunyai beberapa varian yang berbeda, yakni : VSX4, SX4 dan S4 untuk mesin 4-tak. Serta VSX2, SX2, S2, dan Shell Advance Racing X untuk kategori mesin 2-tak.

 

Dengan keunggulan-keunggulan itulah Shell Advance dijamin akan menjadi pendukung sempurna bagi kenyamanan dalam mengendarai motor anda.

Permalink 3 Comments

Judulnya ” Maaf “

June 22, 2008 at 3:29 pm (Yang ringan kayak kerupuk)

Wuiiihhhh setelah hampir sebulan ni blog gak ditengok dan diisi ternyata statistiknya turun secara drastis banget - *geleng2 kepala kyk orang bener*.

Ya apa boleh buat deh, atas nama kesibukan kerja terpaksa ditinggal sejenak.

Sebenernya sih banyak kejadian2 seru di minggu2 kemaren yang layak ditulis. Mulai dari selalu kurang tidur akibat nonton piala eropa ( ternyata jagoan saya masuk semifinal sodara2. “ Hiduuuppp kompeni !!! ), sampe kurang duit akibat harga2 sembako yang naek. Lhooo ….

Masih gara2 piala eropa, saya terpaksa harus merelakan diri untuk menang taruhan sebungkus rokok sebanyak tujuh kali. 7 X Rp.6.500,- = … Hehehe lumayaaaannn  :mrgreen:

Minggu lalu sempet juga coba2 bikin artikel yg mo diikutin disini. Meskipun artikel terebut sudah jadi, cuman hingga saat ini belum berhasil dimuat & dikirim gara2 lupa melulu. Arrrgghhhh !!!, keburu tutup dah.

Dan yang terpenting lewat blog ini saya mo sedikit minta maaf kepada para pengguna jalan sepanjang Senayan-Sudirman-Gatot Subroto-KH Hasyim Ashari-Hayam Wuruk-Gajah Mada-Kemayoran-Ahmad Yani ( By pass ) yang hari Sabtu kemaren ( 21/6/08 ) pukul 15.00-21.00 WIB merasa terganggu akibat adanya konvoi rombongan kami yg lewat. Dimana lebih dari 100 motor anggota komunitas kami ambil bagian dalam promo yg diadakan oleh sebuah provider telepon selular.

Mohon maaf jika ada beberapa rekan kami yang mungkin bertindak arogan untuk meblokade jalan atau menghalangi pengendara lain yang berusaha memotong barisan. Hal ini tidak lain terpaksa dilakukan karena rombongan yang jumlahnya cukup besar tersebut diharuskan untuk tetap bersatu dan tidak terpecah2. 

Maaf ya om …

Maaf ya tante,

bapak,

ibu,

kakek,

nenek 

Semuanya.

Maaf …

 

*sujud-berdiri-sujud-berdiri sampe 100X* :mrgreen:

Permalink 4 Comments

Demonstrasi

May 30, 2008 at 12:50 pm (Serius nih)

Hasil polling yang saya baca di liputan6 hari ini tentang demonstrasi sebagai hak konstitusional yang disalah artikan sangatlah menarik. Sebanyak 2066 suara ( 72 % ) dari total 2881 responden meyatakan tidak membenarkan adanya anarkisme dan ngawur dalam tindakan demonstrasi.

Demonstrasi yang banyak terjadi diJakarta sejak runtuhnya rezim orde baru tahun 1998 selalu menyimpan pro dan kontra. Banyak yang menyatakan setuju dengan adanya aksi ini, tapi banyak pula yang menyatakan tidak setuju karena berbagai aspek negatif yang ditimbulkan ( yang pasti jalanan akan jadi macet akibat ulah mereka ). Banyak demo yang benar2 menyatakan suara hati nurani tetapi banyak pula yang berdasarkan kepentingan dari pihak2 tertentu. Bahkan dulu sempat beredar istilah PT. Demo ( sebuah organisasi/ perorangan yang akan bersedia merencanakan dan melaksanakan aksi demo untuk kepentingan pihak tertentu dengan imbalan materi ).   

Terlepas dari hal terebut, saya setuju dengan pernyataan polling tersebut ” Demonstrasi adalah hak konstitusional setiap warga negara, tetapi janganlah hak tersebut menghalangi atau menghilangkan hak orang lain. Silahkan anda berdemonstrasi menuntut apapun yang anda inginkan, tetapi tetaplah tertib dan menghargai kepentingan orang lain-sengaja saya katakan menghargai kepentingan orang lain, bukan mengikuti peraturan. Karena yang saya tahu peraturan dinegeri ini hanyalah sebuah kata2 yang bisa dipelintir seenaknya oleh beberapa pihak.

Silahkan anda berdemonstrasi tetapi jangan anda tutup jalanan, jangan anda rusak fasilitas umum dan yang terpenting jangan sampai anda berbuat anarkis.

 

salam, 

Permalink 4 Comments

ThuCak - Thunder Becak

May 30, 2008 at 12:11 pm (Automotif, lalu lintas, dan safety riding)

Tampang awalnya seperti ini :

 

Karena kecintaan dan keinginan untuk tampil lebih gagah dan gaya yang berlebihan, maka tampang awalnya diubah hingga menjadi seperti ini :

Tapi, setelah melihat tampilannya diblognya harry kok rasanya jadi pengen ngamuk. Ada aja orang yg tega membuatnya menjadi seperti ini :

Arrrrggghhhh !!!!!! …

Kurang ajarrrrr !!!, motor yang saya sayangi diubah seenaknya jadi becak. Huh !!!! :evil:

 

Permalink 9 Comments

« Previous entries