PASPOR ” SAFE SEX ” BAGI PENCARI CINTA DI INTERNET

6 12 2007

WASHINGTON, RABU – Para pencari cinta lewat internet mendapat kabar gembira. Mereka tak perlu lagi khawatir mengenai “kebersihan” pasangan kencan yang diincarnya. Pasalnya,  bertepatan dengan peringatan Hari Aids se-Dunia 1 Desember mendatang, sebuah perusahaan di Amerika Serikat akan menerbitkan paspor “safe sex” bagi para penjala cinta itu.

“Beberapa tahun lalu, saya bertemu dengan teman yang memiliki pengalaman melakukan hubungan seks dengan orang yang dikenalnya melalui internet. Orang itu, tidak mengungkapkan bahwa ia mengidap penyakit seksual menular (sexually transmitted disease-STD),” ungkap Gonzalo Paternoster seorang bio-analytics di Florida, Rabu. “Ide ini lantas muncul dalam pikiran saya, bahwa sesungguhnya setiap orang tahu, ’tapi jangan katakan yang sebenarnya’. Makanya, kita memerlukan sebuah cara independen guna memberikan verifikasi terhadap status kesehatan seseorang,” sambungnya.

Dengan sejumlah biaya, paspor ’safe sex’ dapat diperoleh oleh siapa saja yang telah berumur lebih dari 18 tahun, dan ingin melakukan ’aktivitas’ online. “Setelah anda memesan kartu tersebut, seketika itu pula Anda akan direferensikan kepada sebuah laboratorium, di mana Anda akan menjalani pemeriksaan atas lima penyakit menular seksual utama. Lima penyakit tersebut adalah HIV, herpes kelamin, chlamydia, gonorrhea dan syphilis,” kata Paternoster.

Nah, ketika Anda tiba di tempat tes, Anda pun wajib menunjukkan kartu identitas yang valid, untuk membuktikan bahwa Anda adalah orang yang akan mengajukan paspor ’safe sex’ itu, katanya lagi.

“Kemudian, apapun hasil tes yang telah dijalankan tadi, akan seterusnya “terikat” dalam kartu tadi. Jadi misalnya, Anda bertemu dengan orang yang Anda taksir, maka Anda bisa menelpon ke sebuah nomor untuk mendapatkan hasil tes dari orang yang ingin Anda kencani itu. Nantinya akan ada semacam nomor identifikasi khusus, sehingga Anda akan tahu bahwa identitas yang Anda tanyakan ’match’ dengan orang yang Anda taksir,” ungkapnya.

“Jadi nantinya, Anda tak hanya ’dipaksa’ percaya dengan pengakuan seseorang yang bilang bahwa ’saya sudah diperiksa dan saya bersih’. Tapi, Anda bisa membuktikannya sendiri,” ujar Paternoster lagi.

Selanjutnya, para pemegang paspor akan memeroleh sertifikat kesehatan virtual yang dapat dikirimkan dan ditayangkan saat mereka melakukan penjajakan online, atau dipasang langsung dalam profil mereka di situs MySpace.

Sejauh ini tercatat hampir 15.000 orang, dan sejumlah situs kencan di AS menyatakan tertarik dengan ide ini. Dan, kelompok terbesar yang berminat atas ide ini adalah mereka yang berusia antara 27 dan 47 tahun. “Banyak di antara mereka telah bercerai dan ingin memulai hubungan baru,” tuturnya. (AFP/GLO)

 

 

Sumber : KCM


Actions

Information

6 responses

6 12 2007
durenbangkok

Hwehwehwe ….

*senyum2 mesum ala gigolo … *:-P

6 12 2007
adams

dasar gigolo😆

6 12 2007
caplang™

pasti bakalan banyak yg nyasar ksini😛

6 12 2007
durenbangkok

Adams
dam, pijet nyookkkk ..

Caplang
*garuk2 pala bingung*😛

26 06 2008
torasham

kalo di indo, ngurusnya dimana yah..?
masak di kecamatan juga..?

20 11 2008
jeff

di indonesia sudah ada… ngurusnya bareng sekalian sama bikin NPWP …nah ???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: